Prediksi Koalisi Capres dan Cawapres

Walaupun hasil pemilu legislatif yang sah belum diumumkan, namun masing-masing partai politik sudah sibuk mencari strategi agar capres dan cawapres dari partai mereka bisa menang di Pemilu Pilpres nanti. Meski begitu, masing-masing partai masih belum mengumumkan secara formal keputusan mereka. Masing-masing parpol sepertinya masih saling menunggu dan melihat situasi. Berbagai manuver politik terus dijalankan sehingga arah koalisi menjadi tidak pasti.

Tiga calon presiden yang paling berpeluang maju adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jusuf Kalla (JK), dan Megawati. Yang masih belum pasti dan serba tidak terduga adalah tentang pemilihan calon wakil presiden (cawapres) dari masing-masing capres tersebut.

Munculnya Jusuf Kalla sebagai calon presiden dari partai golkar adalah akibat tidak sregnya hubungan antara SBY dan JK atau antara PD dan Golkar. Dan hal ini dimanfaatkan PKS yang memang dari awal sering memanas-manasi kubu Golkar  untuk mencalonkan tokoh dari partai mereka mendampingi SBY pada pilpres nanti. Sedangkan PDIP yang mengusung Megawati sebagai Capres sudah mengkerucutkan dua nama yang akan menjadi cawapres yakni Prabowo dan Sultan Hamengku Buono. 

Berbeda dengan PDIP  yang sudah sejak jauh hari menimbang-nimbang cawapres yang akan mendampingi Megawati, PD tampak masih bingung memilih pendamping SBY karena banyaknya tawaran dari parpol lain seperti Hidayat Nur Wahid, Hatta Rajasa, Muhaimin dan belum lagi pertimbangan untuk calon independen seperti Sri Mulyani. Sedangkan Golkar agak sulit pergerakannya karena parpol lain sudah lebih dulu berrgabung mempersiapkan koalisi. Golkar sendiri baru-baru  ini sudah melakukan pertemuan dengan Prabowo dan Wiranto. Dua nama lain yang mungkin akan mendampingi JK adalah Sutiyoso dan Suryadharma Ali dari PPP yang sampai saat ini masih belum menentukan arah koalisinya.

Melihat peta politik sejauh ini dan arah pergerakan koalisi yang sedang berlangsung, saya menduga bahwa SBY akan didampingi oleh Hatta Rajasa. Meski suara PKS lebih kuat dibandingkan PAN, namun visi PD yang nasionalis dan PKS yang islamis menjadi kendala tersendiri. Sedangkan nama Hatta Rajasa sendiri sudah lama disebut-sebut akan mendampigi SBY. Megawati sangat besar kemungkinnannya bersatu dan maju bersama Prabowo setelah Sri Sultan Hamengku Buwono menyatakan mundur dari pilpres. Dan JK kemungkinan besar bergabung dengan Wiranto  setelah tidak ada pilihan lain yang benar-benar kuat dan berpengaruh dalam pilpres nanti.

Meski begitu arah koalisi yang sebenarnya tetap masih sulit ditebak. Bisa saja JK dan SBY rembuk kembali dan maju bersama lagi. Atau bisa saja Prabowo yang belakangan ini berkunjung ke JK justru malah bergabung dengan Golkar. Atau SBY memilih Sri Mulyani supaya tidak terjadi tubrukan kepentingan PKS, PAN, dan PKB yang saling berebut kursi cawapres. Kemungkinan PKS,PAN, dan PKB pecah dari koalisi dengan PD juga bisa terjadi bila ternyata cawapres yang mereka usulkan tidak dipilih oleh SBY. Dan yang lebih mengejutkan lagi kemungkinan mundurnya Megawati sebagai Capres dan meneruskan amanat kepada putrinya yakni Puan Maharani.

Semua Kemungkinan masih bisa saja terjadi!

About these ads

1 Komentar

Filed under Suara anak bangsa, Yang lagi rame

One response to “Prediksi Koalisi Capres dan Cawapres

  1. chualim

    Mau download ansav, smadav, pcmav, norman, football manager, mp3 kangen band, gigi, boomerang, matta band terbaru, prediksi, hasil liga champions, ulasan politik
    Kunjungi
    http://chualim.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s